Kesiapan Implementasi SAK ETAP: studi kasus pada pengusaha UMKM roti dan kue yang terdaftar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Surabaya

Main Author: Kristiadi, Wihandy
Format: Thesis NonPeerReviewed Book
Bahasa: eng
Terbitan: , 2014
Subjects:
Online Access: http://repository.wima.ac.id/4700/1/Abstrak.pdf
http://repository.wima.ac.id/4700/2/Bab%201.pdf
http://repository.wima.ac.id/4700/3/Bab%202.pdf
http://repository.wima.ac.id/4700/4/Bab%203.pdf
http://repository.wima.ac.id/4700/5/Bab%204.pdf
http://repository.wima.ac.id/4700/6/Bab%205.pdf
http://repository.wima.ac.id/4700/7/Lampiran.pdf
http://repository.wima.ac.id/4700
Daftar Isi:
  • Standar Akuntansi Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) disusun oleh DSAK-IAI. SAK ETAP ditujukan untuk Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah di Indonesia untuk mempermudah penyusunan Laporan Keuangan. Dengan adanya laporan keuangan, diharapkan masalah Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah di bidang keterbatasan modal dapat teratasi. Hal ini dikarenakan Laporan keuangan sebagai salah satu syarat Bank dalam memberikan pinjaman kredit pada pengusaha. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kesiapan para pelaku UMKM dalam mengimplementasikan SAK ETAP dengan sampel UMKM Roti dan Kue yang terdaftar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Surabaya. Penelitian ini dilakukan dengan penyebaran 20 kuisioner dan terdapat 14 kuisioner yang dapat diolah menjadi data. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 35,71% pelaku UMKM Roti dan Kue yang terdaftar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Surabaya yang siap mengimplementasikan SAK ETAP. Selanjutnya penelitian ini merekomendasikan rancangan laporan keuangan yang sesuai SAK ETAP dan karakteristik bisnis untuk UMKM Roti dan Kue yang terdaftar pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Surabaya