SIMETIDN MENGHAMBAT ELIMINASI STJLFAMETOKSAZOL PADA KELINCI (Orydolagus cuniculus

Main Author: Perpustakaan UGM, i-lib
Format: Article NonPeerReviewed
Terbitan: [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada , 2000
Subjects:
Online Access: https://repository.ugm.ac.id/26954
http://i-lib.ugm.ac.id/jurnal/download.php?dataId=9998
Daftar Isi:
  • Abstrak Simetidin dilaporkan menghambat eliminasi banyak obat . lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simetidin terhadap eliminasi sulfametoksazol pada kelinci. Penelitian menggunakan 20 ekor kelinci, sehat, umur ± 10 bulan, jenis kelamin jantan. Kelinei dibagi dalam 4 kelompoic, masingmasing 5 ekor. Kelompok I sebagai kelompok kontrol diinjeksi intramuskuler 25 mg sulfametoksazol. Kelompok II diinjeksi intramuskuler 25 mg sulfametoksazol, dengan praperlakuan 12,5 simetidin 30 menit sebelum injeksi. Kelompok III diinjeksi intramuskuler 25 mg sulfametoksazol, dengan praperlakuan 25 mg simetidin 30 menit sebelum injeksi. Kelompok IV diinjeksi intramuskuler 25 mg sulfametoksazol, dengan praperlakuan 50 mg simetidin 30 menit sebelum injeksi. Satu mililiter sarnpel darah diarnbii pada jam ke0,25