PERANAN TRANSFORMING GROWTH FACTOR-ft DALAM PEMBENTUKAN LESI ATEROSKLEROTIK PADA TIKUS PITITH YANG DIBERI DIET ATEROGENIK

Main Author: Perpustakaan UGM, i-lib
Format: Article NonPeerReviewed
Terbitan: [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada , 2003
Subjects:
Online Access: https://repository.ugm.ac.id/26960
http://i-lib.ugm.ac.id/jurnal/download.php?dataId=10004
ctrlnum 26960
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><relation>https://repository.ugm.ac.id/26960/</relation><title>PERANAN TRANSFORMING GROWTH FACTOR-ft DALAM PEMBENTUKAN LESI ATEROSKLEROTIK PADA TIKUS PITITH YANG DIBERI DIET ATEROGENIK</title><creator>Perpustakaan UGM, i-lib</creator><subject>Jurnal i-lib UGM</subject><description>ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari mekanisme terjadinya lesi aterosklerotik dan peran transforming growth factor-beta (TGF-13) pada proses pembentukan plak aterosklerosis. Sepuluh ekor films Sprague dawley jantan, umur 2 bulan, dengan rata-rata berat badan 200 gram dipergunakan sebagai hewan percobaan dalam penelitian ini. Tikus dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing 5 ekor. Kelompok I adalah kelompok Elms yang dipergunakan sebagai kontrol, diberi pakan normal (tidak aterogenik/ mengandung kadar lemak dan kolesterol normal). Kelompok II adalah kelompok titan perlakuan yang diberi pakan aterogenik (mengandung kolesterol dan lemak tinggi). Tams dipelihara selama 12 minggu didalam kandang tunggal, mendapatkan ransum dan minum secara ad libitum. Pada akhir penelitian, tikus diambil darahnya untuk pemeriksaan darah rutin. Selanjutnya, jaringan jantung yang diperoleh dari basil nekropsi dipergunakan untuk melihat lesi aterosklerotik pada arteria koronaria dan aorta dalam jaringan melalui pemeriksaan imunohistokimia dan histopatologi. Analisis statist* dengan i test terhadap hasil pemeriksaan white blood cell dilakukan untuk mengetahui adanya perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Dari analisis ini diperoleh inforntasi bahwa kadar limfosit darah films kelompok perlakuan lebih tinggi secara signifikan. Dari pemeriksaan histopatologik ditemukan adanya plak aterosklerosis pada 60% tikus percobaan. Delapan puluh persen dan pemeriksaan imunohistokimia terdapat ikatan antara antigen 1GF-fl dengan anti TGF-13 (positit). Dad penelitian ini dapat disimpu/kan bahwa adanya transforming growth factor-ft .dalam aorta atau arteri dapat menjadi suatu indikator akan terbentuknya plak aterosklerosis. Kata kunci: Sprague Dawley, aterosklerosis, plak, TGF-fl</description><publisher>[Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada</publisher><date>2003</date><type>Journal:Article</type><type>PeerReview:NonPeerReviewed</type><identifier> Perpustakaan UGM, i-lib (2003) PERANAN TRANSFORMING GROWTH FACTOR-ft DALAM PEMBENTUKAN LESI ATEROSKLEROTIK PADA TIKUS PITITH YANG DIBERI DIET ATEROGENIK. Jurnal i-lib UGM. </identifier><relation>http://i-lib.ugm.ac.id/jurnal/download.php?dataId=10004</relation><recordID>26960</recordID></dc>
format Journal:Article
Journal
PeerReview:NonPeerReviewed
PeerReview
author Perpustakaan UGM, i-lib
title PERANAN TRANSFORMING GROWTH FACTOR-ft DALAM PEMBENTUKAN LESI ATEROSKLEROTIK PADA TIKUS PITITH YANG DIBERI DIET ATEROGENIK
publisher [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada
publishDate 2003
topic Jurnal i-lib UGM
url https://repository.ugm.ac.id/26960
http://i-lib.ugm.ac.id/jurnal/download.php?dataId=10004
contents ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari mekanisme terjadinya lesi aterosklerotik dan peran transforming growth factor-beta (TGF-13) pada proses pembentukan plak aterosklerosis. Sepuluh ekor films Sprague dawley jantan, umur 2 bulan, dengan rata-rata berat badan 200 gram dipergunakan sebagai hewan percobaan dalam penelitian ini. Tikus dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing 5 ekor. Kelompok I adalah kelompok Elms yang dipergunakan sebagai kontrol, diberi pakan normal (tidak aterogenik/ mengandung kadar lemak dan kolesterol normal). Kelompok II adalah kelompok titan perlakuan yang diberi pakan aterogenik (mengandung kolesterol dan lemak tinggi). Tams dipelihara selama 12 minggu didalam kandang tunggal, mendapatkan ransum dan minum secara ad libitum. Pada akhir penelitian, tikus diambil darahnya untuk pemeriksaan darah rutin. Selanjutnya, jaringan jantung yang diperoleh dari basil nekropsi dipergunakan untuk melihat lesi aterosklerotik pada arteria koronaria dan aorta dalam jaringan melalui pemeriksaan imunohistokimia dan histopatologi. Analisis statist* dengan i test terhadap hasil pemeriksaan white blood cell dilakukan untuk mengetahui adanya perbedaan antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Dari analisis ini diperoleh inforntasi bahwa kadar limfosit darah films kelompok perlakuan lebih tinggi secara signifikan. Dari pemeriksaan histopatologik ditemukan adanya plak aterosklerosis pada 60% tikus percobaan. Delapan puluh persen dan pemeriksaan imunohistokimia terdapat ikatan antara antigen 1GF-fl dengan anti TGF-13 (positit). Dad penelitian ini dapat disimpu/kan bahwa adanya transforming growth factor-ft .dalam aorta atau arteri dapat menjadi suatu indikator akan terbentuknya plak aterosklerosis. Kata kunci: Sprague Dawley, aterosklerosis, plak, TGF-fl
id IOS2744.26960
institution Universitas Gadjah Mada
institution_id 19
institution_type library:university
library
library Perpustakaan Pusat Universitas Gadjah Mada
library_id 488
collection UGM Repository
repository_id 2744
subject_area Karya Umum
city SLEMAN
province DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
repoId IOS2744
first_indexed 2016-09-14T18:08:44Z
last_indexed 2016-09-14T18:08:44Z
recordtype dc
_version_ 1545473335556571136
score 16.27475