Komparasi Tiga Metode Waktu Penjepitan Tali Pusat terhadap Hematologi Sel Darah Merah Bayi Baru Lahir

Main Author: Noviyani, Ernita Prima
Format: Article info application/pdf eJournal
Bahasa: ind
Terbitan: STIKIM PRESS , 2018
Online Access: http://journals.stikim.ac.id/ojs_new/index.php/jiki/article/view/157
http://journals.stikim.ac.id/ojs_new/index.php/jiki/article/view/157/122
ctrlnum article-157
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="en-US">Komparasi Tiga Metode Waktu Penjepitan Tali Pusat terhadap Hematologi Sel Darah Merah Bayi Baru Lahir</title><creator>Noviyani, Ernita Prima</creator><description lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan waktu penjepitan tali pusat terhadap kadar eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit dalam pencegahan anemia pada bayi baru lahir. Penelitian dilakukan di rumah sakit dan bidan praktek mandiri wilayah Jagakarsa Jakarta Selatan pada ibu yang melahirkan bulan Agustus 2012 sampai dengan Januari 2013. Populasi terjangkau adalah populasi target yang lahir di Bidan Praktek Mandiri wilayah Jagakarsa Jakarta Selatan selama periode penelitian dan sampel adalah populasi terjangkau yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yaitu sebanyak 30 responden untuk setiap kelompok waktu penjepitan tali pusat yang. Metode penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed methods) yaitu data kuantitatif dan kualitatif dengan quasi-experimental serta menggunakan desain posttest-only control design. Untuk uji statistik menggunakan analysis of covariance (ANCOVA) untuk menguji perbandingan sekaligus pengaruh dengan alat bantu SPSS 18.0. Hasil penelitian ada perbedaan yang signifikan waktu penjepitan tali pusat early cord clamping (p=0,000) dengan intermediate dan late cord clamping. Kesimpulan bahwa metode waktu penundaan penjepitan tali pusat &amp;gt; 3 menit/ tunda hingga berhenti berdenyut (late cord clamping) lebih baik dibandingkan metode waktu penundaan &amp;gt;1 menit (early cord clamping) dan 1-3 menit (intermediate cord clamping). &amp;nbsp;</description><publisher lang="en-US">STIKIM PRESS</publisher><date>2018-12-03</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Journal:Article</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://journals.stikim.ac.id/ojs_new/index.php/jiki/article/view/157</identifier><identifier>10.33221/jiki.v8i03.157</identifier><source lang="en-US">Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia; Vol 8 No 03 (2018): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Edisi September 2018; 111-123</source><source>2354-8169</source><source>2252-4010</source><source>10.33221/jiki.v8i03</source><language>ind</language><relation>http://journals.stikim.ac.id/ojs_new/index.php/jiki/article/view/157/122</relation><rights lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia</rights><recordID>article-157</recordID></dc>
language ind
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
File:application/pdf
File
Journal:eJournal
author Noviyani, Ernita Prima
title Komparasi Tiga Metode Waktu Penjepitan Tali Pusat terhadap Hematologi Sel Darah Merah Bayi Baru Lahir
publisher STIKIM PRESS
publishDate 2018
url http://journals.stikim.ac.id/ojs_new/index.php/jiki/article/view/157
http://journals.stikim.ac.id/ojs_new/index.php/jiki/article/view/157/122
contents Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan waktu penjepitan tali pusat terhadap kadar eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit dalam pencegahan anemia pada bayi baru lahir. Penelitian dilakukan di rumah sakit dan bidan praktek mandiri wilayah Jagakarsa Jakarta Selatan pada ibu yang melahirkan bulan Agustus 2012 sampai dengan Januari 2013. Populasi terjangkau adalah populasi target yang lahir di Bidan Praktek Mandiri wilayah Jagakarsa Jakarta Selatan selama periode penelitian dan sampel adalah populasi terjangkau yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yaitu sebanyak 30 responden untuk setiap kelompok waktu penjepitan tali pusat yang. Metode penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mixed methods) yaitu data kuantitatif dan kualitatif dengan quasi-experimental serta menggunakan desain posttest-only control design. Untuk uji statistik menggunakan analysis of covariance (ANCOVA) untuk menguji perbandingan sekaligus pengaruh dengan alat bantu SPSS 18.0. Hasil penelitian ada perbedaan yang signifikan waktu penjepitan tali pusat early cord clamping (p=0,000) dengan intermediate dan late cord clamping. Kesimpulan bahwa metode waktu penundaan penjepitan tali pusat &gt; 3 menit/ tunda hingga berhenti berdenyut (late cord clamping) lebih baik dibandingkan metode waktu penundaan &gt;1 menit (early cord clamping) dan 1-3 menit (intermediate cord clamping). &nbsp;
id IOS12679.article-157
institution Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju
affiliation onesearch.perpusnas.go.id
onesearch.kink.kemkes.go.id
hellis.onesearch.id
institution_id 2453
institution_type library:university
library
library Perpustakaan STIKes Indonesia Maju
library_id 2613
collection Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia
repository_id 12679
city JAKARTA SELATAN
province DKI JAKARTA
shared_to_ipusnas_str 1
repoId IOS12679
first_indexed 2019-11-27T03:16:06Z
last_indexed 2019-11-27T03:16:06Z
recordtype dc
_version_ 1686632567729553408
score 17.60724