ANALISA YURIDIS HILANGNYA HAK AHLI WARIS AB INTESTATO SEBAGAI AKIBAT DARI PERKAWINAN YANG TIDAK DICATATKAN

Main Author: Saji, Saji
Format: Article info application/pdf eJournal
Bahasa: eng
Terbitan: Universitas 17 Agustus 1945 Semarang , 2019
Subjects:
Online Access: http://jurnal.untagsmg.ac.id/index.php/malrev/article/view/1327
http://jurnal.untagsmg.ac.id/index.php/malrev/article/view/1327/1054
ctrlnum article-1327
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="en-US">ANALISA YURIDIS HILANGNYA HAK AHLI WARIS AB INTESTATO SEBAGAI AKIBAT DARI PERKAWINAN YANG TIDAK DICATATKAN</title><creator>Saji, Saji</creator><subject lang="en-US"/><subject lang="en-US">Ahli waris; Perkawinan; Tidak Dicatatkan.</subject><subject lang="en-US"/><description lang="en-US">Hukum waris adalah bagian dari hukum perdata juga merupakan bagian dari hukum kekeluarga. ia mengatur tentang peralihan harta kekayaan yang ditinggalkan seseorang yang meninggal dunia serta akibatnya bagi para ahli waris dalam hubungan keluarga maupun dengan pihak ketiga. Dalam sebuah kasus, Perkawinan yang tidak dicatat tidak sah. Hasil penelitian disimpulkan konsekuensi perkawinan tidak dicatat adalah perkawinan tidak pernah dianggap ada, Apa pertimbangan hukum hakim dalam memutuskan kasus ini ? Perkawinan adalah sah jika dilakukan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, sehingga setiap perkawinan harus didaftarkan. Karena perkawinan tidak terdaftar, itu tidak sah sehingga gugatan itu dikabulkan secara penuh. Menurut penulis perkawinan yang tidak dicatat tetap sah perkawinan yang sah adalah perkawinan dilakukan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Seharusnya gugatan ini sepenuhnya ditolak karena Penggugat sebagai ayah tidak memiliki kedudukan hukum, ahli waris haruslah putra dan suami dan bukan ayah.</description><publisher lang="en-US">Universitas 17 Agustus 1945 Semarang</publisher><contributor lang="en-US"/><date>2019-11-28</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Other:</type><type>Other:</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jurnal.untagsmg.ac.id/index.php/malrev/article/view/1327</identifier><source lang="en-US">MAGISTRA Law Review; Vol 1, No 01 (2020): MAGISTRA Law Review</source><source lang="id-ID">MAGISTRA Law Review; Vol 1, No 01 (2020): MAGISTRA Law Review</source><source>2715-2502</source><language>eng</language><relation>http://jurnal.untagsmg.ac.id/index.php/malrev/article/view/1327/1054</relation><coverage lang="en-US"/><coverage lang="en-US"/><coverage lang="en-US"/><rights lang="en-US">Copyright (c) 2019 MAGISTRA Law Review</rights><recordID>article-1327</recordID></dc>
language eng
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
Other:
File:application/pdf
File
Journal:eJournal
author Saji, Saji
title ANALISA YURIDIS HILANGNYA HAK AHLI WARIS AB INTESTATO SEBAGAI AKIBAT DARI PERKAWINAN YANG TIDAK DICATATKAN
publisher Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
publishDate 2019
topic Ahli waris
Perkawinan
Tidak Dicatatkan
url http://jurnal.untagsmg.ac.id/index.php/malrev/article/view/1327
http://jurnal.untagsmg.ac.id/index.php/malrev/article/view/1327/1054
contents Hukum waris adalah bagian dari hukum perdata juga merupakan bagian dari hukum kekeluarga. ia mengatur tentang peralihan harta kekayaan yang ditinggalkan seseorang yang meninggal dunia serta akibatnya bagi para ahli waris dalam hubungan keluarga maupun dengan pihak ketiga. Dalam sebuah kasus, Perkawinan yang tidak dicatat tidak sah. Hasil penelitian disimpulkan konsekuensi perkawinan tidak dicatat adalah perkawinan tidak pernah dianggap ada, Apa pertimbangan hukum hakim dalam memutuskan kasus ini ? Perkawinan adalah sah jika dilakukan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, sehingga setiap perkawinan harus didaftarkan. Karena perkawinan tidak terdaftar, itu tidak sah sehingga gugatan itu dikabulkan secara penuh. Menurut penulis perkawinan yang tidak dicatat tetap sah perkawinan yang sah adalah perkawinan dilakukan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Seharusnya gugatan ini sepenuhnya ditolak karena Penggugat sebagai ayah tidak memiliki kedudukan hukum, ahli waris haruslah putra dan suami dan bukan ayah.
id IOS12894.article-1327
institution Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
institution_id 223
institution_type library:university
library
library Perpustakaan Universitas 17 Agustus 1945 Semarang
library_id 464
collection MAGISTRA Law Review
repository_id 12894
city SEMARANG
province JAWA TENGAH
shared_to_ipusnas_str 1
repoId IOS12894
first_indexed 2019-12-16T02:25:47Z
last_indexed 2019-12-16T02:25:47Z
recordtype dc
_version_ 1686639814212845568
score 17.606274