Analisis Penerapan Multi Akad Pada Pembiayaan ARRUM (Ar-Rahn Untuk Usaha Mikro) Di PT. Pegadaian (Persero) Syariah Taba Cemekeh Kota Lubuklinggau

Main Authors: Ikit, Lawren , Ade
Format: Article info application/pdf eJournal
Bahasa: eng
Terbitan: Lembaga Pengembangan Keilmuan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M), Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau , 2021
Subjects:
Online Access: https://e-journal.iai-al-azhaar.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/228
https://e-journal.iai-al-azhaar.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/228/180
ctrlnum article-228
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="en-US">Analisis Penerapan Multi Akad Pada Pembiayaan ARRUM (Ar-Rahn Untuk Usaha Mikro) Di PT. Pegadaian (Persero) Syariah Taba Cemekeh Kota Lubuklinggau.</title><creator>Ikit</creator><creator> Lawren , Ade</creator><subject lang="en-US">Pegadaian dan Pembiayaan ARRUM</subject><description lang="en-US">Pegadaian Syariah mempunyai produk-produk utama untuk menyalurkan dananya kepada masyarakat. Produk-produk tersebut yaitu Rahn, Arrum, mulia, dan lain-lain. Produk Arrum adalah skim pinjaman dengan sistem syariah bagi para pengusaha mikro dan kecil untuk keperluan pengembangan usaha dengan sistem pengembalian secara angsuran, mengunakan jaminan BPKB mobil atau motor. Produk Arrum tersebut berjalan di atas dua akad transaksi syariah yaitu akad rahn dan akad ijarah. Hasil penelitian menyatakan bahwa transaksi multi akad pada dasarnya berkaitan erat dengan syarat dan akad yang disertakan di dalam transaksi tersebut, maka kesahihan setiap transaksi multi akad akan bergantung pada sahih tidaknya syarat dan akad yang disertakan dengannya. Jika syarat dan akad yang ada di dalam transaksi itu sah secara syariat maka transaksi multi akad tersebut dapat dikatakan sah secara syariat, namun jika syarat dan akad yang terdapat di dalamnya itu tidak sah secara syariat maka transaksi itu pun tidak bisa dikatakan sah.</description><publisher lang="en-US">Lembaga Pengembangan Keilmuan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M), Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau</publisher><date>2021-02-02</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Journal:Article</type><type>File:application/pdf</type><identifier>https://e-journal.iai-al-azhaar.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/228</identifier><source lang="en-US">IQTISHADUNA; Vol. 3 No. 1 (2018); 1-18</source><source>2775-1120</source><source>2527-3914</source><language>eng</language><relation>https://e-journal.iai-al-azhaar.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/228/180</relation><rights lang="en-US">Copyright (c) 2018 Ikit</rights><rights lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/</rights><recordID>article-228</recordID></dc>
language eng
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
File:application/pdf
File
Journal:eJournal
author Ikit
Lawren , Ade
title Analisis Penerapan Multi Akad Pada Pembiayaan ARRUM (Ar-Rahn Untuk Usaha Mikro) Di PT. Pegadaian (Persero) Syariah Taba Cemekeh Kota Lubuklinggau
publisher Lembaga Pengembangan Keilmuan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M), Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau
publishDate 2021
topic Pegadaian dan Pembiayaan ARRUM
url https://e-journal.iai-al-azhaar.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/228
https://e-journal.iai-al-azhaar.ac.id/index.php/iqtishaduna/article/view/228/180
contents Pegadaian Syariah mempunyai produk-produk utama untuk menyalurkan dananya kepada masyarakat. Produk-produk tersebut yaitu Rahn, Arrum, mulia, dan lain-lain. Produk Arrum adalah skim pinjaman dengan sistem syariah bagi para pengusaha mikro dan kecil untuk keperluan pengembangan usaha dengan sistem pengembalian secara angsuran, mengunakan jaminan BPKB mobil atau motor. Produk Arrum tersebut berjalan di atas dua akad transaksi syariah yaitu akad rahn dan akad ijarah. Hasil penelitian menyatakan bahwa transaksi multi akad pada dasarnya berkaitan erat dengan syarat dan akad yang disertakan di dalam transaksi tersebut, maka kesahihan setiap transaksi multi akad akan bergantung pada sahih tidaknya syarat dan akad yang disertakan dengannya. Jika syarat dan akad yang ada di dalam transaksi itu sah secara syariat maka transaksi multi akad tersebut dapat dikatakan sah secara syariat, namun jika syarat dan akad yang terdapat di dalamnya itu tidak sah secara syariat maka transaksi itu pun tidak bisa dikatakan sah.
id IOS15404.article-228
institution Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau
institution_id 5873
institution_type library:university
library
library Perpustakaan Al-Qolam IAI Al-Azhaar
library_id 4430
collection Jurnal Iqtishaduna: Karya ilmiah khusus fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
repository_id 15404
subject_area Jurnal Iqtishaduna
Iqtishaduna
city KOTA LUBUKLINGGAU
province SUMATERA SELATAN
shared_to_ipusnas_str 1
repoId IOS15404
first_indexed 2021-04-19T03:01:21Z
last_indexed 2021-04-19T03:01:21Z
recordtype dc
_version_ 1697436305621778432
score 17.606274