Hubungan Status Hipertiroid dengan Tingkat Depresi Usia Dewasa Tengah di Komunitas Pita Tosca Wilayah DKI Jakarta

Main Authors: Rotua Dinarta Sihombing, Stella, Sancka, Lannasari
Format: Article info application/pdf eJournal
Bahasa: eng
Terbitan: MPI Press , 2021
Subjects:
Online Access: https://journals.prosciences.net/index.php/jnep/article/view/33
https://journals.prosciences.net/index.php/jnep/article/view/33/16
ctrlnum article-33
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="en-US">Hubungan Status Hipertiroid dengan Tingkat Depresi Usia Dewasa Tengah di Komunitas Pita Tosca Wilayah DKI Jakarta</title><creator>Rotua Dinarta Sihombing</creator><creator>Stella, Sancka</creator><creator>Lannasari</creator><subject lang="en-US">hipertiroid</subject><subject lang="en-US">depresi</subject><subject lang="en-US">dewasa tengah</subject><description lang="en-US">Latar Belakang: Depresi adalah gangguan kejiwaan pada sesorang dengan gejala wajah murung, selalu merasa sedih, merasa tertekan. Hipertiroid merupakan salah satu kondisi dimana aktivitas kelenjar tiroid yang terlalu banyak mensintesis hormon pada tiroid. Akibatnya terjadi peningkatan metabolisme pada jaringan perifer. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan&#xA0; status hipertiroid dengan tingkat depresi pada usia dewasa menengah. Metode: Jenis penelitian ini mengunakan jenis penelitian korelasional yang mengidentifikasi hubungan antara kejadian hipertiroid dengan kejadian depresi di komunitas pita tossca wilayah DKI jakarta. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa seluruh responden yang mengalami hipertiroid berjenis kelamin wanita yaitu sebanyak 97.3%. Status perkawinan dan status pekerjaan tidak mempunyai hubungan statistik terhadap kejadian hipertiroid. Responden dengan kadar tiroid lebih dari normal (hipertiroid) hampir setengah mengalami depresi sedang yaitu dengan presentase 40,5%. Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status hipertiroid dengan tingkat depresi usia dewasa menengah di komunitas Pita Tosca wilayah DKI Jakarta Tahun 2021 yaitu dengan p-value = 0,030.</description><publisher lang="en-US">MPI Press</publisher><date>2021-11-24</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Journal:Article</type><type>File:application/pdf</type><identifier>https://journals.prosciences.net/index.php/jnep/article/view/33</identifier><identifier>10.53801/jnep.v1i2.33</identifier><source lang="en-US">Journal of Nursing Education and Practice; Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Nursing Education &amp; Practice; 46-51</source><source>2798-9496</source><source>2798-9623</source><source>10.53801/jnep.v1i2</source><language>eng</language><relation>https://journals.prosciences.net/index.php/jnep/article/view/33/16</relation><rights lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Nursing Education and Practice</rights><recordID>article-33</recordID></dc>
language eng
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
File:application/pdf
File
Journal:eJournal
author Rotua Dinarta Sihombing
Stella, Sancka
Lannasari
title Hubungan Status Hipertiroid dengan Tingkat Depresi Usia Dewasa Tengah di Komunitas Pita Tosca Wilayah DKI Jakarta
publisher MPI Press
publishDate 2021
topic hipertiroid
depresi
dewasa tengah
url https://journals.prosciences.net/index.php/jnep/article/view/33
https://journals.prosciences.net/index.php/jnep/article/view/33/16
contents Latar Belakang: Depresi adalah gangguan kejiwaan pada sesorang dengan gejala wajah murung, selalu merasa sedih, merasa tertekan. Hipertiroid merupakan salah satu kondisi dimana aktivitas kelenjar tiroid yang terlalu banyak mensintesis hormon pada tiroid. Akibatnya terjadi peningkatan metabolisme pada jaringan perifer. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan status hipertiroid dengan tingkat depresi pada usia dewasa menengah. Metode: Jenis penelitian ini mengunakan jenis penelitian korelasional yang mengidentifikasi hubungan antara kejadian hipertiroid dengan kejadian depresi di komunitas pita tossca wilayah DKI jakarta. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa seluruh responden yang mengalami hipertiroid berjenis kelamin wanita yaitu sebanyak 97.3%. Status perkawinan dan status pekerjaan tidak mempunyai hubungan statistik terhadap kejadian hipertiroid. Responden dengan kadar tiroid lebih dari normal (hipertiroid) hampir setengah mengalami depresi sedang yaitu dengan presentase 40,5%. Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status hipertiroid dengan tingkat depresi usia dewasa menengah di komunitas Pita Tosca wilayah DKI Jakarta Tahun 2021 yaitu dengan p-value = 0,030.
id IOS16590.article-33
institution Alkahf Digital Inovasi
institution_id 6955
institution_type library:special
library
library Mitra Publikasi Ilmiah Press
library_id 5086
collection Journal of Nursing Education and Practice (JNEP)
repository_id 16590
subject_area Nursing and Services of Medical Technicians and Assistants/Perawat dan Teknisi Asisten Layanan Medik
Public Healt Nursing/Keperawatan Publik
city JAKARTA BARAT
province DKI JAKARTA
shared_to_ipusnas_str 1
repoId IOS16590
first_indexed 2022-02-16T01:47:15Z
last_indexed 2022-02-16T01:47:15Z
recordtype dc
_version_ 1724882539387027456
score 17.606274