PENGARUH TASK ORIENTED APPROACH (TOA) TERHADAP TINGKAT KEMAMPUAN AKTIVITAS BERPAKAIAN PADA PASIEN PASCA STROKE

Main Authors: Kurnianingsih, Erna Ariyanti, Mutaqin, Wawan Ridwan
Other Authors: STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta
Format: Article application/pdf eJournal
Bahasa: ind
Terbitan: STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta , 2015
Online Access: http://ejournal.stikespku.ac.id/index.php/mpp/article/view/101
ctrlnum article-101
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">PENGARUH TASK ORIENTED APPROACH (TOA) TERHADAP TINGKAT KEMAMPUAN AKTIVITAS BERPAKAIAN PADA PASIEN PASCA STROKE</title><creator>Kurnianingsih, Erna Ariyanti</creator><creator>Mutaqin, Wawan Ridwan</creator><description lang="id-ID">Abstrak Stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. &#xA0;Stroke &#xA0;dapat&#xA0; menyebabkan &#xA0;gangguan-gangguan &#xA0;antara &#xA0;lain &#xA0;kelumpuhan &#xA0;anggota gerak,&#xA0; perubahan &#xA0;mental,&#xA0; seperti &#xA0;gangguan &#xA0;daya&#xA0; pikir, &#xA0;kesadaran, &#xA0;konsentrasi, &#xA0;kemampuan belajar, mem-baca dan fungsi intelektual lainnya, gangguan komunikasi, gangguan emosional, dan kehilangan indra rasa. Jika kondisi ini dibiarkan, maka pasien tidak hanya akan mengalami kecacatan tetapi juga akan mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas fungsional sehari-hari seperti aktivitas berpakaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh task oriented approach (TOA) terhadap kemampuan aktivitas berpakaian pada pasien pasca stroke. Penelitian ini termasuk peneli-tian eksperimen dengan metode nonrandomized control group pretest-posttest design. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Jumlah sampel 50 pasien stroke di Kabupaten Boyolali, yang terdiri dari 25 sampel kelompok perlakukan dan 25 sampel kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon diketahui bahwa nilai signifikansi 0.000 (p&amp;lt;0.05), sehingga terdapat perbedaan kemampuan aktivitas berpakaian yang bermakna antara &#xA0;sebelum &#xA0;dan &#xA0;sesudah &#xA0;perlakuan &#xA0;responden &#xA0;kelompok &#xA0;perlakuan.&#xA0; Sedangkan &#xA0;nilai signifikansi responden kelompok control 0.649 (p&amp;gt;0.05), sehingga tidak terdapat perbedaan kemampuan &#xA0;aktivitas &#xA0;berpakaian &#xA0;yang &#xA0;bermakna&#xA0; antara &#xA0;sebelum &#xA0;dan &#xA0;sesudah &#xA0;perlakuan responden kelompok kontrol. Simpulan hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pemberian task oriented approach (TOA) terhadap kemampuan aktivitas berpakaian pada pasien pasca stroke. &#xA0; Kata Kunci &#xA0;: Pasca stroke, task oriented approach, kemampuan aktivitas berpakaian</description><publisher lang="id-ID">STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta</publisher><contributor lang="id-ID">STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta</contributor><date>2015-12-29</date><type>Journal:Article</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://ejournal.stikespku.ac.id/index.php/mpp/article/view/101</identifier><source lang="id-ID">MEDIA PUBLIKASI PENELITIAN; Vol 13, No 1</source><language>ind</language><recordID>article-101</recordID></dc>
language ind
format Journal:Article
Journal
File:application/pdf
File
Journal:eJournal
author Kurnianingsih, Erna Ariyanti
Mutaqin, Wawan Ridwan
author2 STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta
title PENGARUH TASK ORIENTED APPROACH (TOA) TERHADAP TINGKAT KEMAMPUAN AKTIVITAS BERPAKAIAN PADA PASIEN PASCA STROKE
publisher STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta
publishDate 2015
url http://ejournal.stikespku.ac.id/index.php/mpp/article/view/101
contents Abstrak Stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Stroke dapat menyebabkan gangguan-gangguan antara lain kelumpuhan anggota gerak, perubahan mental, seperti gangguan daya pikir, kesadaran, konsentrasi, kemampuan belajar, mem-baca dan fungsi intelektual lainnya, gangguan komunikasi, gangguan emosional, dan kehilangan indra rasa. Jika kondisi ini dibiarkan, maka pasien tidak hanya akan mengalami kecacatan tetapi juga akan mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas fungsional sehari-hari seperti aktivitas berpakaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh task oriented approach (TOA) terhadap kemampuan aktivitas berpakaian pada pasien pasca stroke. Penelitian ini termasuk peneli-tian eksperimen dengan metode nonrandomized control group pretest-posttest design. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Jumlah sampel 50 pasien stroke di Kabupaten Boyolali, yang terdiri dari 25 sampel kelompok perlakukan dan 25 sampel kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon diketahui bahwa nilai signifikansi 0.000 (p&lt;0.05), sehingga terdapat perbedaan kemampuan aktivitas berpakaian yang bermakna antara sebelum dan sesudah perlakuan responden kelompok perlakuan. Sedangkan nilai signifikansi responden kelompok control 0.649 (p&gt;0.05), sehingga tidak terdapat perbedaan kemampuan aktivitas berpakaian yang bermakna antara sebelum dan sesudah perlakuan responden kelompok kontrol. Simpulan hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pemberian task oriented approach (TOA) terhadap kemampuan aktivitas berpakaian pada pasien pasca stroke. Kata Kunci : Pasca stroke, task oriented approach, kemampuan aktivitas berpakaian
id IOS2402.article-101
institution STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta
institution_id 272
institution_type library:university
library
library Perpustakaan STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta
library_id 381
collection PROFESI
repository_id 2402
subject_area Kesehatan dan Kedokteran
city KOTA SURAKARTA
province JAWA TENGAH
repoId IOS2402
first_indexed 2016-09-24T18:03:11Z
last_indexed 2016-09-24T18:03:11Z
recordtype dc
merged_child_boolean 1
_version_ 1599921555205259264
score 16.327967