KEANEKARAGAMAN MAKROALGA BERDASARKAN CIRI MORFOLOGI DI PANTAI WALAKIRI, KABUPATEN SUMBA TIMUR SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

Main Author: LALUPANDA, ERFY MELANY
Format: Thesis NonPeerReviewed Book
Bahasa: eng
Terbitan: , 2015
Subjects:
Online Access: http://eprints.umm.ac.id/20877/1/34a.pdf
http://eprints.umm.ac.id/20877/2/34b.pdf
http://eprints.umm.ac.id/20877/
Daftar Isi:
  • Makroalga merupakan tanaman tingkat rendah yang sebagian besar hidupnya di perairan laut. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keanekaragaman makroalga yang tinggi, dimana hampir pada semua pantai di Indonesia dapat dijumpai makroalga yang beraneka ragam. Salah satunya pantai Walakiri di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur yang perairan pantainya sangat tenang dan kondisi ekologisnya cocok untuk pertumbuhan makroalga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman makroalga berdasarkan ciri morfologi dan indeks ekologi kuantitatif yang meliputi kepadatan, frekuensi, indeks keanekaragaman jenis, dan dominansi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan metode transek kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi lingkungan abiotik perairan pantai Walakiri cukup optimal untuk pertumbuhan makroalga. Makroalga yang ditemukan ada 16 spesies yaitu Gracilaria salicornia, Actinotrichia fragilis, Chondorococcus hornemannii, Eucheuma spinosum, Eucheuma arnoldii, Acanthopora spicifera, Caulerpa lentillifera, Halimeda opuntia, Halimeda macroloba, Halimeda incrassate, Turbinaria ornate, Sargassum vulgare, Padina australis, Halimeda tuna, Gracilaria corticata, dan Hormophysa triquetra. Morfologi makroalga yang ditemukan di pantai Walakiri terdapat banyak persamaan pada tipe holdfast. Hasil perhitungan indeks ekologi kuantitatif meliputi, 1)kepadatan total tertinggi oleh Eucheuma spinosum yaitu 3,244/m2 dengan nilai kepadatan relatif 0,088, 2)frekuensi kehadiran total tertinggi oleh Padina australis yaitu 0,104 dengan frekuensi relatif sebesar 0,113, 3)indeks keanekaragaman 2,753, 4)indeks dominasi sebesar 0,065616. Hasil penelitian ini dimanfaatkan sebagai sumber belajar Biologi berupa buku pengayaan materi makroalga.