PENGARUH BAHAN PEREMAJA TERHADAP KINERJA CAMPURAN BERASPAL PANAS BERGRADASI MENERUS MENGGUNAKAN DAUR ULANG PERKERASAN BERASPAL (THE INFLUENCE OF REJUVENATOR ON CONTINUOUS GRADED HOT MIXED ASPHALT PERFORMANCE USING RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT)

Main Author: -, Nono
Format: Article info application/pdf Journal
Bahasa: ind
Terbitan: Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan , 2016
Online Access: http://jurnal.pusjatan.pu.go.id/index.php/jurnaljalanjembatan/article/view/27
http://jurnal.pusjatan.pu.go.id/index.php/jurnaljalanjembatan/article/view/27/3
ctrlnum article-27
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="en-US">PENGARUH BAHAN PEREMAJA TERHADAP KINERJA CAMPURAN BERASPAL PANAS BERGRADASI MENERUS MENGGUNAKAN DAUR ULANG PERKERASAN BERASPAL (THE INFLUENCE OF REJUVENATOR ON CONTINUOUS GRADED HOT MIXED ASPHALT PERFORMANCE USING RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT)</title><creator>-, Nono</creator><description lang="en-US">ABSTRAK&#xA0;Dari tahun ke tahun pada pembangunan dan pemeliharaan jalan, khususnya untuk perkerasan beraspal, kebutuhan aspal dan agregat selalu meningkat, padahal aspal selalu mengimpor dan ketersedian agregat pun semakin berkurang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka salah satu upaya untuk mengatasinyaadalah dengan memanfaatkan produk limbah yang diperoleh dari aktivitas pemeliharaan perkerasan lentur, yaitu material daur ulang perkerasan beraspal (RAP).Tujuan darimakalah ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh tiga bahan peremaja terhadap kinerja campuran beraspal panas yang menggunakan bahan daur ulang perkerasan beraspal (RAP). Metodologi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pengujian dalam skalalaboratorium, yaitu dengan membandingkan antara kinerja campuran beraspal yang menggunakan RAP dan peremaja dengan yang tidak menggunakan peremaja, serta membandingkan juga terhadap ketiga &#xA0;kinerja campuran beraspal panas yang menggunakan peremaja. Hasil studi ini menunjukan bahwa penggunaan RAP dalam campuran beraspal panas yang tanpa peremaja adalah maksimum 10%.Sesuai hasil pengujian terhadap ketahanan deformasi dan fatik, maka diperoleh bahwa campuran beraspal panas dengan RAP sampai dengan 30% dan menggunakan peremaja RejIRE adalah yang memiliki kinerja yang terbaik.Berdasarkan data tersebut, penggunaan bahan peremaja RejIRE dalam campuran beraspal panas yang menggunakan RAP tidak rentan terhadap terjadinya deformasi dan fatik sehingga dapat menjadi salah satu alternatif untuk digunakan.&#xA0;Kata kunci: Bahan peremajaRejIRE,kinerja, campuran beraspal panas, gradasi menerus, RAP.&#xA0;&#xA0;ABSTRACT&#xA0;From year to year on the construction and maintenance of roads, particularly for asphalt pavement, asphalt and aggregates always increases, when the asphalt always import and aggregate availability also decreases. To overcome these problems, one of the efforts to resolve it is to utilize waste products derived from flexible pavement maintenance activities, ie material recycling of asphalt pavement (RAP). The purpose of this paper is to evaluate the effect of three rejuvenators on the performance of hot mix asphalt which uses reclaimed asphalt pavement.Methodology used in this activity is testing in a laboratory scale, by comparing the performance of hot mix asphalt that uses RAP and rejuvenator with those not using rejuvenator, and compares well against the three performances of hot mix asphalt using a rejuvenator.The results of this study show that the use of RAP in hot mix asphalt that does not use rejuvenator of maximum 10%.According to the results of testing against deformation and fatigue resistance, it is obtained that the hot mix asphalt with RAP up to 30% and RejIRErejuvenator use are performing the best.Based on these data, the use of RejIRE rejuvenator in hot asphalt mixture that use RAP is not susceptible to deformation and fatigue to become an alternative use.&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0;&#xA0; &#xA0;Keywords: Rejuvenator, RejIRE, performance, hot mix asphalt, dense graded, RAP.&#xA0;</description><publisher lang="id-ID">Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan</publisher><contributor lang="en-US"/><date>2016-06-19</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Other:</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jurnal.pusjatan.pu.go.id/index.php/jurnaljalanjembatan/article/view/27</identifier><source lang="en-US">Jurnal Jalan Jembatan; Vol 33, No 1 (2016); 27-42</source><source lang="id-ID">Jurnal Jalan-Jembatan; Vol 33, No 1 (2016); 27-42</source><source>2527 - 8681</source><source>1907 - 0284</source><language>ind</language><relation>http://jurnal.pusjatan.pu.go.id/index.php/jurnaljalanjembatan/article/view/27/3</relation><rights lang="id-ID">##submission.copyrightStatement##</rights><recordID>article-27</recordID></dc>
language ind
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
Other:
File:application/pdf
File
Journal:Journal
author -, Nono
title PENGARUH BAHAN PEREMAJA TERHADAP KINERJA CAMPURAN BERASPAL PANAS BERGRADASI MENERUS MENGGUNAKAN DAUR ULANG PERKERASAN BERASPAL (THE INFLUENCE OF REJUVENATOR ON CONTINUOUS GRADED HOT MIXED ASPHALT PERFORMANCE USING RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT)
publisher Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan
publishDate 2016
url http://jurnal.pusjatan.pu.go.id/index.php/jurnaljalanjembatan/article/view/27
http://jurnal.pusjatan.pu.go.id/index.php/jurnaljalanjembatan/article/view/27/3
contents ABSTRAK Dari tahun ke tahun pada pembangunan dan pemeliharaan jalan, khususnya untuk perkerasan beraspal, kebutuhan aspal dan agregat selalu meningkat, padahal aspal selalu mengimpor dan ketersedian agregat pun semakin berkurang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka salah satu upaya untuk mengatasinyaadalah dengan memanfaatkan produk limbah yang diperoleh dari aktivitas pemeliharaan perkerasan lentur, yaitu material daur ulang perkerasan beraspal (RAP).Tujuan darimakalah ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh tiga bahan peremaja terhadap kinerja campuran beraspal panas yang menggunakan bahan daur ulang perkerasan beraspal (RAP). Metodologi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pengujian dalam skalalaboratorium, yaitu dengan membandingkan antara kinerja campuran beraspal yang menggunakan RAP dan peremaja dengan yang tidak menggunakan peremaja, serta membandingkan juga terhadap ketiga kinerja campuran beraspal panas yang menggunakan peremaja. Hasil studi ini menunjukan bahwa penggunaan RAP dalam campuran beraspal panas yang tanpa peremaja adalah maksimum 10%.Sesuai hasil pengujian terhadap ketahanan deformasi dan fatik, maka diperoleh bahwa campuran beraspal panas dengan RAP sampai dengan 30% dan menggunakan peremaja RejIRE adalah yang memiliki kinerja yang terbaik.Berdasarkan data tersebut, penggunaan bahan peremaja RejIRE dalam campuran beraspal panas yang menggunakan RAP tidak rentan terhadap terjadinya deformasi dan fatik sehingga dapat menjadi salah satu alternatif untuk digunakan. Kata kunci: Bahan peremajaRejIRE,kinerja, campuran beraspal panas, gradasi menerus, RAP. ABSTRACT From year to year on the construction and maintenance of roads, particularly for asphalt pavement, asphalt and aggregates always increases, when the asphalt always import and aggregate availability also decreases. To overcome these problems, one of the efforts to resolve it is to utilize waste products derived from flexible pavement maintenance activities, ie material recycling of asphalt pavement (RAP). The purpose of this paper is to evaluate the effect of three rejuvenators on the performance of hot mix asphalt which uses reclaimed asphalt pavement.Methodology used in this activity is testing in a laboratory scale, by comparing the performance of hot mix asphalt that uses RAP and rejuvenator with those not using rejuvenator, and compares well against the three performances of hot mix asphalt using a rejuvenator.The results of this study show that the use of RAP in hot mix asphalt that does not use rejuvenator of maximum 10%.According to the results of testing against deformation and fatigue resistance, it is obtained that the hot mix asphalt with RAP up to 30% and RejIRErejuvenator use are performing the best.Based on these data, the use of RejIRE rejuvenator in hot asphalt mixture that use RAP is not susceptible to deformation and fatigue to become an alternative use. Keywords: Rejuvenator, RejIRE, performance, hot mix asphalt, dense graded, RAP.
id IOS4163.article-27
institution Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
institution_id 1041
institution_type library:special
library
library Perpustakaan Puslitbang Jalan dan Jembatan
library_id 929
collection Jurnal Jalan-Jembatan
repository_id 4163
subject_area Civil Engineering/Teknik Sipil
Road Engineering/Teknik Jalan Raya
Bridges Engineering/Teknik Jembatan
city BANDUNG
province JAWA BARAT
shared_to_ipusnas_str 1
repoId IOS4163
first_indexed 2017-05-07T07:56:11Z
last_indexed 2018-03-10T04:10:02Z
recordtype dc
_version_ 1680531150642085888
score 16.748835