Prediksi Konsentrasi Co2 pada Cerobong Asap dari Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin dan Gas (PLTMG) Duri

Main Authors: Fitri, Yulia; Prodi Fisika Universitas Muhammadiyah Riau, Retnawaty, Sri Fitria
Format: Article info application/pdf eJournal
Bahasa: eng
Terbitan: Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas , 2015
Online Access: http://jif.fmipa.unand.ac.id/index.php/jif/article/view/119
http://jif.fmipa.unand.ac.id/index.php/jif/article/view/119/106
ctrlnum article-119
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="en-US">Prediksi Konsentrasi Co2 pada Cerobong Asap dari Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin dan Gas (PLTMG) Duri</title><creator>Fitri, Yulia; Prodi Fisika Universitas Muhammadiyah Riau</creator><creator>Retnawaty, Sri Fitria</creator><subject lang="en-US"/><subject lang="en-US"/><description lang="en-US">PT. PLN Persero Pekanbaru Riau merencanakan pembangunan PLTMG Duri yang berlokasi di Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Bahan bakar yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut adalah minyak solar High Speed Diesel (HSD) dan gas alam Liquefied Natural Gas (LNG) yang merupakan bahan bakar fosil yang dapat menghasilkan beberapa zat salah satunya adalah&#xA0; karbon dioksida (CO2). CO2&#xA0; merupakan FE (Faktor Emisi) terbesar yang dihasilkan dari bahan bakar LNG dan HSD. Untuk mengetahui konsentrasi CO2 di atmosfer maka perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan model dispersi Gaussian dan menggunakan data meteorologi tahun 2012 yang diperoleh dari Bandar Udara Pinang Kampai Dumai (BUPKD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gas emisi CO2 sangat dipengaruhi oleh faktor meteorologi. Nilai konsentrasi CO2 maksimum dari bahan bakar LNG terjadi pada bulan Nopember dan Desember pada titik koordinat 800 m dari cerobong asap yaitu 285,77 &#xB5;g/m3 dan 284,62 &#xB5;g/m3 secara berurutan. Begitu pula nilai konsentrasi CO2 dari bahan bakar HSD, nilai konsentrasi maksimum juga terjadi pada bulan Nopember dan Desember yaitu 2127,31 &#xB5;g/m3 dan 2118,78 &#xB5;g/m3. Pada stabilitas atmosfer A pada bulan juni, gas emisi CO2 maksimum menyebar pada jarak 300 m dari cerobong, sedangkan pada stabilitas atmosfer C pada bulan Nopember dan Desember menyebar pada jarak 800 m dari cerobong. bahwa semakin besar kecepatan angin, konsentrasi maksimum polutan semakin dengan jarak sebaran semakin kecil.</description><publisher lang="en-US">Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas</publisher><contributor lang="en-US"/><date>2015-09-01</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Other:</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jif.fmipa.unand.ac.id/index.php/jif/article/view/119</identifier><source lang="en-US">Jurnal Ilmu Fisika; Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ILMU FISIKA; 69-77</source><source lang="id-ID">Jurnal Ilmu Fisika; Vol 7, No 2 (2015): JURNAL ILMU FISIKA; 69-77</source><source>1979-4657</source><language>eng</language><relation>http://jif.fmipa.unand.ac.id/index.php/jif/article/view/119/106</relation><rights lang="en-US">Catatan hak kepemilikan tulisan dan hasil penelitian jika sudah diserahkan ke redaksi JIF</rights><recordID>article-119</recordID></dc>
language eng
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
Other:
File:application/pdf
File
Journal:eJournal
author Fitri, Yulia; Prodi Fisika Universitas Muhammadiyah Riau
Retnawaty, Sri Fitria
title Prediksi Konsentrasi Co2 pada Cerobong Asap dari Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin dan Gas (PLTMG) Duri
publisher Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas
publishDate 2015
url http://jif.fmipa.unand.ac.id/index.php/jif/article/view/119
http://jif.fmipa.unand.ac.id/index.php/jif/article/view/119/106
contents PT. PLN Persero Pekanbaru Riau merencanakan pembangunan PLTMG Duri yang berlokasi di Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Bahan bakar yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut adalah minyak solar High Speed Diesel (HSD) dan gas alam Liquefied Natural Gas (LNG) yang merupakan bahan bakar fosil yang dapat menghasilkan beberapa zat salah satunya adalah karbon dioksida (CO2). CO2 merupakan FE (Faktor Emisi) terbesar yang dihasilkan dari bahan bakar LNG dan HSD. Untuk mengetahui konsentrasi CO2 di atmosfer maka perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan model dispersi Gaussian dan menggunakan data meteorologi tahun 2012 yang diperoleh dari Bandar Udara Pinang Kampai Dumai (BUPKD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi gas emisi CO2 sangat dipengaruhi oleh faktor meteorologi. Nilai konsentrasi CO2 maksimum dari bahan bakar LNG terjadi pada bulan Nopember dan Desember pada titik koordinat 800 m dari cerobong asap yaitu 285,77 μg/m3 dan 284,62 μg/m3 secara berurutan. Begitu pula nilai konsentrasi CO2 dari bahan bakar HSD, nilai konsentrasi maksimum juga terjadi pada bulan Nopember dan Desember yaitu 2127,31 μg/m3 dan 2118,78 μg/m3. Pada stabilitas atmosfer A pada bulan juni, gas emisi CO2 maksimum menyebar pada jarak 300 m dari cerobong, sedangkan pada stabilitas atmosfer C pada bulan Nopember dan Desember menyebar pada jarak 800 m dari cerobong. bahwa semakin besar kecepatan angin, konsentrasi maksimum polutan semakin dengan jarak sebaran semakin kecil.
id IOS455.article-119
institution Universitas Andalas
institution_id 24
institution_type library:university
library
library Perpustakaan Universitas Andalas
library_id 275
collection Jurnal Ilmu Fisika
repository_id 455
city KOTA PADANG
province SUMATERA BARAT
repoId IOS455
first_indexed 2016-09-22T19:18:30Z
last_indexed 2016-10-24T06:25:14Z
recordtype dc
_version_ 1680142287466659840
score 17.154408