ctrlnum article-335
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="en-US">Gambaran Budaya Keselamatan Pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar</title><creator>Mangindara, Mangindara</creator><creator>Samad, Mohammad Ardani</creator><creator>Insani, Yunitia</creator><creator>Uta, Roberto Mario</creator><subject lang="en-US">Public Health</subject><subject lang="en-US">Culture, Patient Safety, Installation</subject><subject lang="en-US">Public Health</subject><description lang="en-US">Keselamatan pasien merupakan dimensi yang menjadi perhatian dalam skala nasional dan internasional. Standar Menkes RI Nomor 129 Tahun 2008 adalah &#x2264;1,5% untuk infeksi nosokomial. Berdasarkan pengambilan data di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, infeksi phlebitis mencapai angka 5,3% sehingga telah melewati standar yang telah ditetapkan oleh Menkes RI. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian 148 responden, dengan teknik accidental sampling dan data penelitian diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada responden. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi menggunakan program SPSS 23, hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Gambaran Budaya Keselamatan Pasien oleh Petugas di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama tim dalam unit, kerjasama tim antar unit, umpan balik dan komunikasi terhadap kesalahan, pembelajaran organisasi &#x2013; peningkatan berkelanjutan, dukungan manajemen rumah sakit untuk keselamatan pasien, keterbukaan komunikasi serta penyerahan dan pemindahan pasien berada dalam kategori baik, sedangkan frekuensi pelaporan kejadian, persepsi keselamatan pasien, harapan dan tindakan pengawas/ manajer dalam mempromosikan keselamatan pasien, respon&#xA0; terhadap kesalahan dan petugas yang memadai berada dalam kategori kurang. Peneliti menyarankan penambahan petugas di instalasi rawat inap sehingga proses pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih efektif lagi.Kata kunci : Budaya, Keselamatan pasien, Instalasi rawat inap</description><publisher lang="en-US">STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo</publisher><contributor lang="en-US">Institusi Stikes Pelamonia Kesdam VII Wirabuana dan Direktorat Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi</contributor><date>2020-11-10</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Journal:Article</type><type>Other:Quantitative research</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://jurnal.stikes-yrsds.ac.id/index.php/JMK/article/view/335</identifier><identifier>10.29241/jmk.v6i2.335</identifier><source lang="en-US">Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo; Vol 6, No 2 (2020): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2020; 155-168</source><source>2581-219X</source><source>2477-0140</source><source>10.29241/jmk.v6i2</source><language>eng</language><relation>http://jurnal.stikes-yrsds.ac.id/index.php/JMK/article/view/335/157</relation><relation>http://jurnal.stikes-yrsds.ac.id/index.php/JMK/article/downloadSuppFile/335/70</relation><coverage lang="en-US">Regional</coverage><coverage lang="en-US">Chronological Coverage</coverage><coverage lang="en-US">Petugas (Pengawas/Manager, Perawat Pelaksana, Bisan Pelaksana ) di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar yang bersedia mengisi kuesioner penelitian, yang merupakan instrumen dalam pelaksanaan penelitian</coverage><rights lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo</rights><rights lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</rights><recordID>article-335</recordID></dc>
language eng
format Journal:Article
Journal
Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Other
Other:Quantitative research
File:application/pdf
File
Journal:eJournal
author Mangindara, Mangindara
Samad, Mohammad Ardani
Insani, Yunitia
Uta, Roberto Mario
author2 Institusi Stikes Pelamonia Kesdam VII Wirabuana dan Direktorat Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
title Gambaran Budaya Keselamatan Pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar
publisher STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo
publishDate 2020
topic Public Health
Culture
Patient Safety
Installation
url http://jurnal.stikes-yrsds.ac.id/index.php/JMK/article/view/335
http://jurnal.stikes-yrsds.ac.id/index.php/JMK/article/view/335/157
http://jurnal.stikes-yrsds.ac.id/index.php/JMK/article/downloadSuppFile/335/70
contents Keselamatan pasien merupakan dimensi yang menjadi perhatian dalam skala nasional dan internasional. Standar Menkes RI Nomor 129 Tahun 2008 adalah ≤1,5% untuk infeksi nosokomial. Berdasarkan pengambilan data di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, infeksi phlebitis mencapai angka 5,3% sehingga telah melewati standar yang telah ditetapkan oleh Menkes RI. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian 148 responden, dengan teknik accidental sampling dan data penelitian diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada responden. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi menggunakan program SPSS 23, hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Gambaran Budaya Keselamatan Pasien oleh Petugas di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama tim dalam unit, kerjasama tim antar unit, umpan balik dan komunikasi terhadap kesalahan, pembelajaran organisasi – peningkatan berkelanjutan, dukungan manajemen rumah sakit untuk keselamatan pasien, keterbukaan komunikasi serta penyerahan dan pemindahan pasien berada dalam kategori baik, sedangkan frekuensi pelaporan kejadian, persepsi keselamatan pasien, harapan dan tindakan pengawas/ manajer dalam mempromosikan keselamatan pasien, respon terhadap kesalahan dan petugas yang memadai berada dalam kategori kurang. Peneliti menyarankan penambahan petugas di instalasi rawat inap sehingga proses pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih efektif lagi.Kata kunci : Budaya, Keselamatan pasien, Instalasi rawat inap
id IOS4924.article-335
institution STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo
institution_id 1532
institution_type library:university
library
library Perpustakaan STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo
library_id 1290
collection Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
repository_id 4924
subject_area Administration of Health Services/Departemen Kesehatan
city KOTA SURABAYA
province JAWA TIMUR
shared_to_ipusnas_str 1
repoId IOS4924
first_indexed 2020-11-16T16:51:57Z
last_indexed 2020-11-16T16:51:57Z
recordtype dc
_version_ 1686284191567708160
score 17.60724