Korelasi Pajanan Panas Dengan Status Hidrasi Dan Cairan Yang Dikonsumsi Selama Bekerja Di Operator SPBU DI Kota Cianjur

Main Authors: Awan Buana, dr., Sp.M., M.Kes., Kanya Monica Putri/ 4111111133, Desire Meria, dr., M.KK.Sp.Ok
Format: Book
Bahasa: ind
Terbitan: Fk Unjani Press , 2015
Online Access: http://103.10.61.12/elibrary/index.php?p=show_detail&id=70242
Daftar Isi:
  • ABSTRAKPajanan panas dialami oleh operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU karena bekerja di lingkungan kerja yang panas dan terbuka secara terus menerus, sehingga memiliki risiko untuk mengalami dehidrasi. Dehidrasi terjadi karena kehilangan cairan akibat peningkatan pengeluaran air melalui keringat. Hal tersebut menyebabkan kebutuhan cairan pada pekerja meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pajanan panas dengan status hidrasi dan cairan yang dikonsumsi selama bekerja pada operator SPBU. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dilakukan di lima SPBU Kota Cianjur dengan jumlah sampel 63 orang yang dipilih secara simple random sampling. Data yang dikumpulkan didapat dari hasil kuesioner mengenai keluhan responden, karakteristik responden, berat jenis urin sebelum dan setelah bekerja, dan cairan yang dikonsumsi selama bekerja. Pengukuran suhu di tempat kerja dilakukan dengan menggunakan Indeks Suhu Bola Basah (ISBB) oleh petugas Balai Higiene Perusahaan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja Bandung. Hasil penelitian menunjukkan adanya kenaikan presentase pada pekerja dengan status hidrasi ringan-sedang dari empat orang (6,3%) sebelum bekerja menjadi 58 orang (92,1%) setelah bekerja. Pekerja yang mengonsumsi cairan < 2 liter dan mengalami dehidrasi ringan-sedang sebanyak 51 orang (96,2%). Hanya 10 orang (15,9%) yang mengonsumsi cairan >2 liter dan tujuh orang (70%) diantaranya tidak mengalami dehidrasi. Kesimpulan penelitian ini terdapat korelasi antara pajanan panas dengan status hidrasi (r =0,514), terdapat korelasi antara status hidrasi dengan cairan yang dikonsumsi selama bekerja (r = -0,739), dan tidak terdapat korelasi antara pajanan panas dengan cairan yang dikosumsi selama bekerja (r =0,112).Kata kunci : pekerja, pajanan panas, status hidrasi, cairan yang dikonsumsi selama bekerja