ANALISIS PENDAPATAN PADA SISTEM INTEGRASI TANAMAN SEMUSIM-TERNAK SAPI POTONG (INTEGRATED FARMING SYSTEM) DI KECAMATAN SINJAI TENGAH, KABUPATEN SINJAI

Main Author: SYAMSIDAR
Format: Thesis
Terbitan: , 2012
Subjects:
Online Access: http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/2264
Daftar Isi:
  • 2012
  • Syamsidar. I 311 08 322. Analisis Pendapatan pada Sistem Integrasi Tanaman Semusim-Ternak Sapi Potong (Integrated Farming System) di Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai. Dibawah Bimbingan : Ir. Sofyan Nurdin Kasim, MS sebagai pembimbing Utama dan Dr. Ir. Hj. St. Rohani, M.Si, sebagai Pembimbing Anggota. Salah satu usaha sistem pertanian terpadu yaitu sistem integrasi tanaman-ternak. Sistem integrasi tanaman semusim- ternak sapi potong sebagai salah satu upayah untuk meningkatkan produksi sapi potong yang merupakan penyumbang daging terbesar terhadap produksi daging nasional sehingga usaha ternak ini berpotensi untuk dikembangkan sebagai usaha yang menguntungkan dan meningkatkan pendapatan peternak. Masyarakat di Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai telah lama melakukan sistem integrasi antara tanaman semusim dengan ternak sapi potong (Integrated Farming System). Akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah masyarakat masih menganggap usaha sapi potong yang mereka jalankan sebagai usaha sampingan karena kehidupan masyarakat umumnya masih bertumpu pada usaha pertanian terutama tanaman semusim sebagai usaha pokoknya padahal sapi potong memberikan sumbagan yang besar dalam pendapatannya. Berdasarkan uraian sebelumnya, maka dilakukan penelitian tentang ???Analisis Pendapatan pada Sistem Integrasi Tanaman Semusim-Ternak Sapi Potong (Integrated Farming System) di Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai??? Penelitian ini lakukan untuk mengetahui besarnya pendapatan dari sistem integrasi tanaman semusim-sapi potong serta untuk mengetahui apakah usaha tani tanaman semusim merupakan usaha pokok dan usaha ternak sapi potong merupakan usaha sampingan atau sebaliknya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2012 di Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Analisa data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan menggunakan rumus pendapatan Pd = TR-TC dan rumus kontribusi yaitu selisih antara usaha ternak sapi potong dengan total pendapatan usaha tani dikali dengan 100%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan usaha sistem integrasi tanaman semusim-sapi potong pada skala luas lahan < 0,5 Ha sebesar Rp 6,979,966.06,- skala 0,5-1 Ha sebesar Rp. 10,164,831.11,- dan pada skala > 1 Ha sebesar Rp. 21,285,449.27,-. Sedangkan untuk kontribusi usaha ternak sapi potong pada skala luas lahan < 0,5 Ha sebesar 58 %, skala luas lahan 0,5- 1 Ha sebesar 51%, dan skala luas lahan > 1 Ha sebesar 32% sehingga masih dalam kategori sebagai cabang usaha karena usaha peternakan maupun pertanian di anggap pokok apabilah kontribusinya lebih dari 70%. Begitupun dengan usaha tanaman semusim yang hanya memiliki kontribusi pada skala luas lahan < 0,5 Ha sebesar 42 %, skala luas lahan 0,5- 1 Ha sebesar 49%, dan skala luas lahan > 1 Ha sebesar 68%.